Sabtu, 26 Januari 2019

8. APA ITU ROUTING DAN SWITCHING


APA ITU ROUTING DAN SWITCHING

A.       ROUTING
Routing adalah proses untukmemilihjalur (path) yang harusdilaluiolehpaket. Jalur yang baiktergantungpadabebanjaringan, panjang datagram, type of service requesteddanpolatrafik. Padaumumnyaskema routing hanyamempertimbangkanjalurterpendek(the shortest path)
1.         Konsepdasar routin
Bahwadalamjaringan WAN kitaseringmengenal yang namanya TCP/IP (Transmission Control Protocol/ Internet Protocol) sebagaialamatsehinggapengirimanpaket data dapatsampaikealamat yang dituju (host tujuan). TCP/IP membagitugasmasing-masingmulaidaripenerimaanpaket data sampaipengirimanpaket data dalamsistemsehinggajikaterjadipermasalahandalampengirimanpaket data dapatdipecahkandenganbaik.Berdasarkanpengirimanpaket data routing dibedakanmenjadi routing lansungdan routing tidaklangsung.
a.       Routing langsungmerupakansebuahpengelamatansecaralangsungmenujualamattujuantanpamelalui host lain. Contohkomputerdenganalamat 192.168.1.2 mengirimkan data kekomputerdenganalamat 192.168.1.3.
b.      Routing tidaklangsungmerupakansebuahpegelamatan yang harusmelaliuialamat host lain sebelummenujualamathisttujuan.Contohkomouterdenganalamat 192.168.1.2 mengirim data kekomputerdenganalamat 192.168.1.3 akantetapisebelummenujukekomputerdenganalamat 192.168.1.3. datadikirimterlebihdahulumelalui host denganalamat 192.168.1.5. kemudiandikanjutkankealamat host lain

2.         Jeniskonfigursi routing
a.       Miniml routing merupakan proses routing sederhanadanbiasanyahanyapemakaian local saja.
b.      Static routing ,dibangunpadajaringan yang memilikibanyak gateway. Jenisinihanyaamemungkinkanuntukjarinhankecildanstabil.
c.       Dinamic routing, biasanyadiguakanpadajaringan yang memilikilebihdarisaturute..
3.         Terdapat 2 bentuk routing, yaitu:
ü Direct Routing (direct delivery); paketdikirimkandarisatumesinkemesin lain secaralangsung (host beradapadajaringanfisik yang sama) sehinggatidakperlumelaluimesin lain atau gateway.
ü Indirect Routing (indirect delivery)paketdikirimkandarisuatumesinkemesin yang lain yang tidakterhubunglangsung (berbedajaringan) sehinggapaketakanmelewatisatuataulebih gateway atau network yang lain sebelumsampaikemesin yang dituju.
4.            Table routing
Router merekomendasikantentangjalur yang digunakanuntukmelewatkanpaketberdasarkaninformasi yang terdapatpadaTabel Routing.
Informasi yang terdapatpadatabel routing dapatdiperolehsecara static routingmelaluiperantara administrator dengancaramengisitabel routing secara manual ataupunsecaradynamic routingmenggunakanprotokol routing, dimanasetiap router yang berhubunganakansalingbertukarinformasi routing agar dapatmengetahuialamattujuandanmemeliharatabel routing.

Tabel Routing padaumumnyaberisiinformasitentang:
ü  Alamat Network Tujuan
ü  Interface Router yang terdekatdengan network tujuan
ü  Metric, yaitusebuahnilai yang menunjukkanjarakuntukmencapai network tujuan. Metric tesebutmenggunakanteknikberdasarkanjumlahlompatan (Hop Count)
Routing Protocolmaksudnyaadalah protocol untukmerouting.Routing protocol digunakanoleh router-router untukmemelihara /meng-update isi routing table.Padadasarnyasebuah routing protocol menentukanjalur (path) yang dilaluiolehsebuahpaketmelaluisebuahinternetwork.Contohdari routing protocol adalah RIP, IGRP, EIGRP, dan OSPF.

Routed Protocol (protocol yang diroutingkan) maksudnyaadalahprotokol-protokol yang dapatdirutekanolehsebuah router.Jadi protocol initidakdigunakanuntukmembuild routing tables, melainkandipakaiuntukaddressing (pengalamatan).Karenadigunakanuntuk addressing, maka yang menggunakan routed protocol iniadalah end devices (laptop, mobile phone, desktop, mac, dll). routerakanmembacainformasidari protocol inisebagaidasaruntukmemforwardpaket.Contoh routed protocol adalah IP, NetbeUI, IPX, Apple Talk danDECNet.

5.         PrinsipDasar Routing

Router memilikikemampuanmelewatkanpaket IP darisatujaringankejaringanlain yang mungkinmemilikibanyakjalurdiantarakeduanya. Router-router yang salingterhubungdalamjaringan internet turutsertadalamsebuahalgoritma routing terdistribusiuntukmenentukanjalurterbaik yang dilaluipaket IP dari system ke system lain. Proses routing dilakukansecara hop by hop. IP tidakmegetahuijalurkeseluruhanmenujutuuansetiappaket. IP routing hanyamenyediakan IP address dari router berikutnya yang menurutnyalebihdekatkhosttujuan.
Router dapatdigunakanuntukmenghubungkansejumlah LAN sehinggatrafik yang dibangkitkanolehsuatu LAN terisolasikandenganbaikdaritrafik yang dibangkitkanoleh LAN yang lain. Jikaduaataulebih LAN terhubungdengan router, setiap LAN dianggapsebagaisubnetwork yang berbeda.Meripdengan bridge, router da[at dihubungkan network interfaceyangberbeda.
Router terletakpada Layer 3 dalam OSI, router hanyaperlumengetahui Net-Id (no morjaringan) dari data yang diterimanyauntukditeruskankejaringan yang dituju. Cara kerjanyasetiappaket data yang datang, paket data tersebutdibukalaludibaca header paketdatanyakemudianmencocokanataumembandingkankedalam table yang adapada routing jaringandanditeruskankejaringan yang ditujumelaluisuatu interface.Untukmengetahui network mana yang akandilewatkan router akanmenambahkan (Logical AND) Subnet Mask denganpaketdatatersebut.
Dalamtugaskeduaini, dicobamengambarkan proses kerjapaket data IP melewatkan data TCP/IP dari host di Lab MTI kejaringan public. Permasalahannyaadalahuntukmengetahui port yang digunakandalam proses Http dan Ftp, nomor port tujuan, dan ARP / MAC Address routerdariwebsite
destinations.

Dalamsuatu table routing terdapat :
1) IP address tujuan.
2) IP address next hop router (gateway).
3) Flag, yang menyatakanjenis routing.
4) Spesifikasi network interface tempat datagram dilewatkan.

Dalam proses meneruskanpaketketujuan, IP router akanmelakukanhal-halberikut :
1. Mencari di table routing, entry yang cocokdengan IP address tujuam. Jikaditemukan, paketakandikirimke next hop router atau interface yang terhubunglangsungdengannya.
2. Mencari di table routing, entry yang cocokdenganalamat network dari network tujuan. Jikaditemukan, paketdikirmkenxt hop router tersebut.
3. Mencari di table routing, entry data yang bertanda default, jikaditemukan, paketdikirimke router tersebut.


B.  SWITCHING
Switching adalahsistemelektronik yang dapatdipakaiuntukmenghubungkanjalurkomunikasi .
1.      Jenis switching
a.       Circuit Switching
  Circuit switching merupakanmetodologipenerapanjaringantelekomunikasi di manadua node jaringanmembentuksuatusalurankomunikasikhusus (sirkuit) melaluijaringansebelum node dapatberkomunikasi.Rangkaianmenjamin bandwidth penuhdarisalurandantetapterhubungselamasesikomunikasi.Fungsisirkuitseolah-olah node secarafisikterhubungsebagaidengansebuahrangkaianlistrik.
   Contohmendefinisikanjaringan circuit-switched adalahjaringantelepon analog awal.Ketikapanggilandilakukandarisatuteleponke yang lain, switch dalampertukaranteleponmembuatsirkuitkawatterusmenerusantarakeduatelepon, selamapanggilanberlangsung.
   Circuit switching berbedadengan packet switching yang membagi data yang akanditransmisikanmenjadipaket-paketditransmisikanmelaluijaringansecaramandiri. Packet switching yang saham bandwidth jaringan yang tersediaantarasesikomunikasi.
    Dalam circuit switching, penundaan bit konstansaatsambunganberlangsung, karenabertentangandengan packet switching, di manaantrianpaketdapatmenyebabkanberbagaipenundaanpaket transfer. Setiapsirkuittidakdapatdigunakanolehpeneleponlainsampaisirkuitdilepaskandankoneksibarusudahdiatur. Bahkanjikatidakadakomunikasi yang sebenarnyamulaiterjadi, salurantersebuttetaptersediauntukpengguna lain. Saluran yang tersediauntukpanggilanbarudikatakanmenganggur.    Virtual sirkuit switching adalahteknologi packet switching yang mengemulasi circuit switching, dalamartibahwasambungandibuatsebelumpaket yang ditransfer, danpaket yang dikirimkansecaraberurutan.
b.      Packet Switching
    Packet switching adalahjaringanmetodekomunikasi digital yang kelompoksemua data yang ditransmisikan – terlepasdarikonten, tipestruktur, atau – menjadiblok-blokberukuran yang sesuai, yang disebutpaket. Packet switching fiturpengirimanvariabel-bit-rate data stream (urutanpaket) melaluijaringanbersama. Ketikamelintasi adapter jaringan, switch, router dan node jaringanlainnya, paket buffer danantri, mengakibatkanpenundaanvariabeldan throughput tergantungpadabebanlalulintasdalamjaringan.  Packet switching yang berbedadenganparadigma lain jaringanutama, rangkaian switching, sebuahmetode yang menyiapkansejumlahkoneksi dedicated dari bit rate konstandanpenundaankonstanantara node untukpenggunaaneksklusifselamasesikomunikasi. Dalamhalbiayalalulintas (sebagailawan flat rate), misalnyadalamlayanankomunikasiselular, switching sirkuitiniditandaidenganbiaya per satuanwaktudariwaktukoneksi, bahkanketikaada data yang ditransfer, sedangkan packet switching dicirikandenganbiaya per unit informasi.  Dua mode paket switching yang utamaada; (1) packet switching connectionless, jugadikenalsebagai datagram switching, dan (2) beralihberorientasikoneksipaket, jugadikenalsebagai switching sirkuit virtual. Dalamkasuspertamamasing-masingpaketmencakupinformasipengalamatanatau routing yang lengkap.Paket-paket yang diarahkansecara individual, sehinggamenyebabkanberbagaijalan yang berbedadan out-of-order pengiriman.Dalamkasuskeduakoneksididefinisikandanpreallocated di setiap node yang terlibatselamafasekoneksisebelumsemuapaketditransfer



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

10. JENIS-JENIS ROUTING PROTOCOL

JENIS-JENIS ROUTING PROTOCOL A.     Jenis – jenis routing protocol jaringankomputer Routing protocol adalahprotokoldalamjaringankomput...