Jumat, 11 Januari 2019

1. OSI LAYER (MODEL OSI)

OSI LAYER ( Model OSI)

Pengertian OSI layer ( model OSI)
Open system interconnection (OSI)   adalah sebuah model referensi dalam bentuk karangka konseptual yang mendefinisikan standar koneksi untuk sebuah komputer. Tujuan dibuatnya model referensi OSI adalah agar menjadi rujukan untuk para vendor dan developer sehingga produk atau software yang mereka buat dapat bersifat interporate, yang berarti dapat bekerjasama dengan sistem atau produk lainnya tanpa harus melakukan upaya khusus dari si pengguna.

Ketujuh layer pada model OSI :

1. Physical
Mengirimkan data  melalui data transmisi
Contoh : Hub,NIC,Kabel

2. Data Link
Menambahkan MAC address pada paket.
Contoh: Switch

3. Network
 Menambahkan alamat jaringan pada paket
Contoh:Router,Layer 3 switch

4. Transport
Mengatur flow control,acknow,lodgment dan mengirim ulang data jika diperlukan
Contoh:TCP,UDP

5. Session
Membntuk  koneksi, kemudian memutuskannya ketka seluruh data telah terkirim.
Contoh: NetBIOS.PPTP

6. Presentation
Mengformat data sehingga dapat dikenali oleh penerima
Conroh:JPG, GIF, HTTPS,SSL,TLS

7. Aplication
Menunjang aplikasi untuk berkomunikasi  melalui jaringan
Contoh:SMTP



A. Physical layer
Physical layer merupakan layer pertama atau terendah dari model OSI. Layer ini bertanggung jawab untuk mentransmisikan bit data digital dari physical layer perangkat pengirim (sumber) menuju ke physical layer perangkat peenerima (tujuan) melalui media komunikasi jaringan.

B. Data Link Layer
Data link layer bertanggung jawab untuk memeriksa kesalahan yang mungkin terjadi pada proses transmisi data dan juga membungkus bit kedalam bentuk data frame. data link layer dibagi menjadi dua sublayer, yaitu media Access control (MAC)  bertanggung jawab untuk mengendalikan bagaimana sebuah perangkat pada suatu jaringan memperoleh akses ke medium dan izin untuk melakukan transmisi data. dan layer logical link control (LLC) bertanggung jawab untuk mengidentifikasi dan membungkus protokol bagi network layer dan mengontrol pemeriksaan kesalahan dan juga melakukan sinkronisasi pada frame.

3. Network layer
Network layer bertanggung jawab untuk menetapkna jalur yang akan digunakan untuk melakukan transfer data antar peragkat di dalam suatu jaringan. Router jaringan beroprasi pada layer ini, yang mana juga menjadi fungsi utama pada layer network dalam melakukan routing.

4. Transport layer
Transport layer bertanggung jawab untuk mengirimkan pesan antara dua atau lebih host didalam jaringan dan juga mengontrol kehandalan jalur koneksi yang diberikan.

5. Session layer
Session layer bertanggung jawab untuk mengendalikan sesi koneksi dialog seperti menetapkan, mengelola dan memutus koneksi antar komputer. Untuk dapat membentuk sebuah sesi komunikasi, session layer menggunakan sirkuit virtual yang dibuat oleh transport layer.

6. Presentation layer
Presentation layer bertanggung jawab untuk mendefinisikan sintaks yang digunakan host jaringan untuk berkomunikasi dan juga melakukan proses enskripsi/deskripsi informasi atau data sehingga mampu digubakan pada lapisan aplikasi.

7. Application layer
Appkication layer merupakan lapisan paling atas dari model OSI dan bertanggung jawab untuk menyediakan sebuah interface antara protocol jaringan dengan aplikasi yang ada pada komputer.

CARA KERJA OSI LAYER
Cara kerja yang dimaksud adalah proses berjalannya sebuah data dari sumber ke tujuan melalui OSI layer.
Pertama data dibuat oleh host A. kemudian data tersebut turun dari application layer sampai ke physical layer (terjadi enkapsulasi sempurna).
Data keluar dari host A menuju kabel dala bentuk bit.
Data masukke hub (dalam bentuk bit dan tidak mengalami proses apa apa karena hub bekerja dengan physical layer)
Data keluar dari hub,masuk ke switch.
Setekah data keluar dari switch,masuk ke router.
Pada akhirnya data sampai pada host B. data dalam bentuk bit naik dari layer 1 sampai layer 7. Dalam proses ini data yang dibungkus oleh header – header layer OSI mulai dilepas satu per satu

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

10. JENIS-JENIS ROUTING PROTOCOL

JENIS-JENIS ROUTING PROTOCOL A.     Jenis – jenis routing protocol jaringankomputer Routing protocol adalahprotokoldalamjaringankomput...